Bambang Suwanto. Tidak Ada Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Kadungrejo

0

Transbojonegoro.com – Tahap pengisian perangkat desa di wilayah Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro di 16 desa yang diagendakan akan digelar tes ujian pada tanggal 9 Mei 2021 secara serentak. Saat ini masuk pada tahap verifikasi berkas para pendaftar dari sejumlah 28 formasi lowongan perangkat desa di 16 desa oleh panitia.

Namun,baru masuk tingkat tahap verifikasi berkas di 16 desa sudah muncul desas-desus isu jual beli perangkat desa di 3 desa diwilayah Kecamatan Baureno,yaitu di Desa Tlogoagung, Desa Pasinan, dan Desa Kadungrejo.

Munculnya isu jual beli jabatan tersebut bermula adanya kabar seseorang yang mengaku bernama Ahmad Rifai dengan membuat surat pengaduan yang ditujukan ke Polres Bojonegoro.

Desa Kadungrejo salah satu desa yang tercantum namanya dalam surat aduan tersebut di konfirmasi awak media ini tentang prihal adanya isu jual beli jabatan seperti apa yang di sampaikan Ahmad Rifai dalam surat aduanya. Kepala Desa Kadungrejo Bambang Suwanto menjelaskan bahwa kalau kabar itu tidak benar. Karena semua proses pengisian perangkat desa keseluruhanya sudah diserahkan kepanitia.

“Kabar itu saya anggap isu dan tidak benar, karena saya tidak merasa berbuat seperti apa yang dituduhkan. Proses pengisian perangkat desa di Desa Kadungrejo ini semua sudah di serahkan ke panitia.Dan kepala desa tidak boleh mengintervensi panitia saat menjalankan tugasnya,” tutur Bambang Suwanto Kades Kadungrejo, Rabu (21/4/2021).

Masih kata Kades Kadungrejo juga sebagai salah satu mahasiswa fakultas hukum di salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Bojonegoro ini menjelaskan bahwa adanya isu jual beli perangkat desa Ia menanggapi dengan santai dengan rendah hati, karena Ia sadar bahwa jabatan kepala desa tidak jauh dari ranah politik, apa lagi pengisian perangkat desa di Desa Kadungrejo mendekati Pilkades.

Baca :  Bupati Bojonegoro Sapa 80 Mahasiswa Penerima Beasiswa Scientist

“Saya santai Mas,karena saya yakin becik ketitik olo ketoro (Yang bakal berbuat baik atau tidak baik pasti akan kelihatan Red), maka saya santai karena saya tidak merasa berbuat. Dan saya sempat kaget dengar kabar tersebut karena saya tidak berbuat seperti apa yang dituduhkan,” pungkas Bambang Suwanto.**(Eko Cahyono-Munir-Red).