Recruitment P3K Yang Tidak Punya Serdik Gigit Jari

0

Opini

Oleh: Eko Cahyono

Angin segar berhembus bagi para pejuang CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) dan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) karena pada tahun ini 2021 akan segera dibuka recruitment CASN (Calon Aparatur Sipil Negara) dan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) yang rencananya akan dibuka pada akhir bulan Mei.

Sesuai dengan file Rapat Virtual Persiapan Pengadaan CASN Tahun 2021 di Pemerintah Daerah, terdapat layout Jenis tambahan nilai/afirmasi pada Penilaian Kompetensi Teknis PPPK Guru yang jelas tertulis bahwa pelamar yang mempunyai sertifikat pendidik akan mendapatkan tambahan nilai sebesar 100%.

Mengapa bisa muncul kebijakan seperti itu? Memang untuk masuk dalam PPG (Pendidikan Profesi Guru) dan mendapatkan sertifikat pendidik yang linier itu tidaklah mudah, tetapi alangkah baiknya jika terdapat kebijakan yang lain yang juga tidak merugikan para pelamar yang tidak ataupun belum mempunyai serdik.

Karena berdasarkan pengalaman tahun kemarin, pelamar CPNS yang lolos dalam SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) kemudian melanjutkan ke SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) akan kalah bersaing dengan pelamar yang mempunyai serdik karena mereka secara otomatis akan mendapatkan nilai maksimal dalam tes SKB.

Untuk tes PPPK tahun ini, tes akan dilaksanakan sebanyak 3 kali jika pelamar tidak bisa lolos dalam tes yang pertama. Sedangkan verifikasi administrasi dilakukan berdasar Sertifikat Pendidik terlebih dahulu dan bagi pelamar yang memiliki serdik akan mendapat tambahan nilai sebesar 100% dari nilai maksimal kompetensi teknis. Dengan kebijakan tambahan nilai seperti itu, akan menciutkan nyali para pelamar yang tidak memiliki serdik karena otomatis para pemilik serdik akan mendapatkan posisi teratas karena mendapat tambahan nilai 100%.

Mengapa pemerintah tidak mendata dan mengangkat secara langsung para pemilik serdik untuk menjadi PPPK? Dengan begitu pemerintah tidak perlu banyak mengeluarkan anggaran untuk mengadakan tes recruitment jika akhirnya pemilik serdik lah yang terbanyak lolos dalam tes PPPK. Sedangkan para pejuang yang tidak memiliki serdik juga tidak berharap lebih untuk menjadi pegawai PPPK.

Baca :  Izin Lingkungan, AMDAL, UKL-UPL

Saya setuju bilamana pemerintah langsung merecruitment para pemilik serdik dan tidak perlu ada tahapan lainya karena mereka yang punya serdik pasti pantas untuk mendidik. Tapi bilamana seperti apa yang diterapkan dalam sistem recruitment secara umum pasti mengeluarkan anggaran negara yang banyak di banding recruitment pengangkatan secara langsung bagi pemilik serdik,toh ujung-ujungnya pemilik serdik pasti lolos.

Menurut saya yang punya serdik diangkat semua baru pemerintah membuka recruitment secara umum, dan keduanya antara pemilik serdik dan tidak memiliki serdik supaya tidak menjadi bahan pembeda dalam sistem recruitment, selain menghemat anggaran negara.