Perades di Kecamatan Kanor Baru 4 Desa Kirim MoU ke Kecamatan Karena Ada Dugaan Kekuwatiran

691
0

Transbojonegoro.com – Beredar kabar dugaan rasa kekuwatiran adanya lobi-lobi pada pihak ke 3 pembuat soal ujian pengisian perangkat desa oleh oknum yang tidak bertanggung jawab atau dugaan rasa ketidak kepercayaan pada pihak ke3 maka tahapan pengisian perangkat desa di wilayah Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sampai detik ini baru 4 desa yang baru melaporkan hasil Memorandum of Understanding (MoU) secara resmi antara pihak ke3 pembuat naskah ujian dengan tim pengisian perangkat desa kepada pihak Kecamatan di H-7 pelaksanan ujian serentak yang bakal digelar pada 10 Juni 2021.

Ada 16 desa di Kecamatan Kanor yang bakal mengisi kekosongan perangkat desa untuk 26 formasi yang bakal di isi. Tahapan sosialisasi dan pemberitahuan tentang pihak ke3 pembuat naskah ujian dari universitas yang ditunjuk oleh tim pengisian perangkat desa kepada peserta sudah dilaksanakan dan disampaikan pada 2 Juni 2021 kemarin ditiap-tiap desa, namun belum dipublikasikan secara resmi kepada khalayak secara transparan dengan alasan tahapan masih sampai H-1 MoU dengan pihak ke 3 dari jadwal pelaksanaan.

Bahwa dari 26 formasi lowongan yang bakal di isi ada 805 peserta yang bakal mengikuti ujian yang terbagi di 16 desa, yaitu Desa Semambung, Kanor, Temu, Tambahrejo, Simorejo, Piyak, Simbatan, Kabalan, Cangaan, Sarangan, Tejo, Pilang, Samberan, Palembon, Nglarangan, dan Desa Prigi.

Direncanakan untuk 805 peserta tersebut akan melaksanakan ujian serentak yang digelar terbagi di 4 (empat) titik tempat ujian, yaitu di SMPN 1 Kanor, SMKN 1 Kanor, MI Desa Tambahrejo, dan SDN Tambahrejo dalam waktu yang sama pada pukul 08.00 WIB tanggal 10 Juni 2021 nanti.

Dari informasi yang dihimpun awak media ini dari jadwal sosialisasi yang digelar di tiap-tiap desa ada 6 Universitas yang bakal di gandeng oleh 16 desa untuk menjadi pihak ke3 pembuat naskah ujian pengisian perangkat desa di wilayah Kecamatan Kanor, namun baru 4 desa yang sampai detik ini melaporkan secara resmi.

Baca :  Seusai Reses,Bambang Sutriyono Kasih Kado Ulang Tahun PDI P dan Bu Mega

Sekretaris Kecamatan Kanor, Riyono menyampaikan bahwa tahapan pada Rabu, 2 Juni 2021 kemarin adalah tahapan sosialisasi antara panitia dan peserta. Tentang MoU dengan pihak ke 3 atau belum, pihak Kecamatan belum tahu karena belum ada laporan. Karena baru 4 desa yang lapor mengirim surat salinan MoU pada pihak ke3 ke Kecamatan , yaitu Desa Piyak, Pilang, Temu, dan Desa Samberan dengan mengadeng pihak ke3 yaitu Universitas Airlangga Surabaya.

“Yang sudah mengirim laporan MoU pada pihak ke3 baru 4 desa, yang lain belum mengirim, mungkin besok baru menyampaikan karena besok ada agenda sosialisasi semua tim pelaksana pengisian perangkat desa di Kantor Kecamatan Kanor. Kalau hari ini baru dengar-dengar ada 6 Universitas yang digandeng tapi belum ada laporan resmi secara tertulis yang di kirim ke Kecamatan, maka saya tidak berani menyampaikan. Tunggu besok aja pasti disampaikan saat sosialisasi di Kecamatan tapi belum tentu secara tertulis karena batas tahapan MoU dengan pihak ke3 sampai H-1 pelaksanaan ujian digelar,”tutur Riyono, Sekcam Kanor pada Kamis 3, Juni 2021. (Eko Cahyono-Red).