Khofifah : Jembatan TBT Akan Mempermudah Koneksifitas Sosial dan Efisiensi, Efektivitas Perjalanan

0

Bojonegoro | Transbojonegoro.com – Jembatan Terusan Bojonegoro Tuban (TBT) yang merupakan akses penghubung antara kabupaten Bojonegoro – Tuban yang berlokasi di Desa Semambung Kecamatan kanor Kabupaten Bojonegoro dan Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel kabupaten Tuban.

Jembatan yang membentang diatas sungai bengawan Solo itu sepanjang 210 M dan lebar 7 meter tersebut mulai dibangun sejak April 2021 lalu dan selesai akhir Desember 2021.

Usai pembangunan jembatan penghubung dua kabupaten tersebut akhirnya hari ini diresmikan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, yang di dampingi oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah beserta Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky.12/01/22.

Selain itu, Forkopimda Bojonegoro, DPRD Bojonegoro, Jajaran OPD Pemkab Bojonegoro, jajaran OPD Pemkab Tuban.

Kepada awak media Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menjelaskan, bahwa hari ini Jembatan TBT diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan mudah-mudahan segera Memberikan manfaat kepada warga Bojonegoro dan warga Tuban khususnya faktor ekonomi, mendekatkan pelayanan masyarakat dan membawa peningkatan ekonomi mikro maupun makro.

Bupati Anna mengatakan anggaran pembangunan Jembatan TBT murni dari Bojonegoro namun dari Tuban juga menghibahkan tatakan bantalan tanahnya.

“Prinsip ketika kita membangun infrastruktur jembatan TBT bisa berdampak yang luar biasa salah satunya ekonomi di Bojonegoro dan Tuban sama-sama meningkat ” ucap Bupati Anna.

Sementara Bupati Tuban mengatakan Pembangunan jembatan terusan Bojonegoro tuban (TBT) Insyaallah akan membawa manfaatnya lebih besar untk Masyarakat luas, pihaknya senantiasa mensupport Kabupaten Bojonegoro adanya pembangunan Jembatan TBT agar perekonomian bisa berjalan dengan lancar selain itu juga masyarakat dari Tuban yang bekerja di Bojonegoro Insya Allah lebih semakin dimudahkan hal itu juga sebaliknya.

Lanjut Helindra, insya Allah di tahun 2022 ini pihaknya akan melakukan pembangunan pelebaran jalan disebelah utara jembatan TBT sepanjang kurang lebih 1,8 kilometer dengan lebar 6 m diperkirakan menelan anggaran 3 milyar lebih.

Baca :  Pesen Kanor Memiliki 7 Perangkat Baru

“Semoga setelah diresmikan jembatan TBT bisa meningkatkan perekonomian masyarakat dan memudahkan akses bagi masyarakat Bojonegoro dan tuban” ujarnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat persemian Jembatan tersebut mengatakan adanya Jembagan TBT bisa membangun koneksitas antara dua kabupaten selain dari persoalan ekonomi juga koneksitas sosial yang juga tidak kalah pentingnya adalah perlindungan terhadap keselamatan dan keamanan masyarakat.

Kita tau beberapa waktu yang lalu sebelum dibangun jembatan Terusan Bojonegoro Tuban perahu penyeberangan mengalami kecelakaan bahkan ada korban jiwa,maka dari hal tersebut tentu kita berharap bahwa perlindungan keselamatan dan keamanan masyarakat itu akan terus bisa ditingkatkan

”Jembatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah melindungi keselamatan dan peningkatan ekonomi seperti yang di sampaikan oleh Bupati Bojonegoro dan Bupati Tuban ” ucap Khofifah

Menurut Khofifah jembatan TBT akan mempermudah koneksifitas sosial dan efisiensi efektivitas perjalanan sudah pasti itu akan bisa kita capai,dan seperti yang disampaikan Bupati Bojonegoro jembatan terusan bojonegoro-tuban diharapkan berdampak luas akses dari Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban

” Harapannya lembaga-lembaga pendidikan di Kecamatan Kanor dan di kecamatan Rengel sama-sama akan mendapatkan manfaat serta menumbuhkan sektor sektor UKM di sekitar jembatan terusan bojonegoro-tuban” pungkas Khofifah.[red].